Sejarah SMPN 1 Malang
            SMP Negeri 1 Malang merupakan satu dari beberapa sekolah lama di Malang letaknya yang tersembunyi namun terjangkau untuk akses kendaraan dan dikelilingi komplek pemukiman , membuat sekolah ini menjadi salah satu sekolah favorite di Kota Malang.
            Gedung sekolah ini didirikan pada zaman penjajahan Belanda yaitu sekitar tahun 1927 dan diperuntukan bagi anak - anak belanda yang tinggal disekitar jalan Ijen , jalan Merapi , jalan Semeru dan Jalan Buring , yang dinamakan sekolah ELS ( Europese Lager School ) atau sekolah Belanda 7 tahun dan termasuk juga Freubel School ( TK ).
            Tahun 1929 gedung sekolah selesai dibangun dan mulai digunakan , sebelumnya siswa - siswi di titipkan di sebuah gedung di jalan Arjuno ( sekarang DKK ) dan jalan Klojen ( Sekolah St Yusuf ) dan sekolah ini digunakan sampai tahun 1942 .
            Pada masa pendudukan Jepang tahun 1942 - 1945 , karena gedungnya yang besar maka gedung sekolah tersebut digunakan sebagai rumah sakit darurat sedangkan rumah - rumah disekitar gedung sekolahan menjadi kamp tahanan sementara.
            Tahun 1945 setelah masa merdeka menjadi sekolah " Recomba " dimana para siswanya pada waktu masuk sekolah ada yang membawa pistol dan diletakan diatas meja pada saat pelajaran berlangsung. Pada tanggal 23 Juli 1951 sekolah ini menerima SK Penegrian dengan luas sekolah + tanah kurang lebih 4400 m2 dengan letak antara jalan Argopuro ( sebelah selatan ) , jalan Lawu, dan jalan Lamongan ( sebelah utara ) atau tepatnya Jalan Lawu No 12 Kota Malang Jawa Timur - Indonesia sampai sekarang ini.
Adapun kepala sekolah yang pernah bertugas dan membesarkan SMP Negeri 1 Malang adalah sebagai berikut :

Footer SMPN 1 Malang

Logo